Apa yang dimaksud Diabetes Melitus?

Diabetes melitus yang biasa disebut dengan kencing manis merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan gangguan pengaturan kadar gula darah dalam tubuh, diabetes dibagi menjadi beberapa jenis yaitu:

Diabetes Melitus type 1

Diabetes Melitus type 2

Diabetes Melitus type lain, Seperti diabetes gestasional yang biasanya di derita ibu hamil kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes dapat menyebabkan banyak komplikasi. beberapa organ yang bisa terkena dampaknya adalah jantung, ginjal, mata, pembuluh darah, dan sistem saraf.

Karena gaya hidup yang dijalani, saat ini penderita diabetes bukan hanya kalangan orang tua saja, tetapi banyak pula yang masih berusia di bawah 40 tahun. Baca informasi seputar diabetes dipusat kesehatan ini!!

Selain Itu Diabetes Dapat Menyebabkan Gagal Ginjal Loh!

Pastinya geng sehat sudah pada tahu dong kalau Diabetes adalah penyakit yang dipicu oleh kurangnya insulin di dalam tubuh atau ketidakmampuan tubuh menggunakan insulin dalam jumlah dan kadar yang normal.

Namun, ternyata diabetes juga bisa menjadi penyebab penyakit ginjal!!

Insulin yang dibentuk oleh pankreas akan meregulasi konsentrasi glukosa didalam darah, ketika tubuh kekurangan insulin, maka kadar gula darah juga meningkat. Hal tersebut akan menyebabkan beberapa penyakit berbahaya didalam organ tubuh, termasuk ginjal.

Bagaimana Diabetes Memengaruhi Ginjal?

Fungsi utama ginjal adalah untuk mengeluarkan zat-zat racun dari darah dan mengembalikan darah yang sudah dibersihkan tersebut kedalam tubuh. Seperti yang dilansir oleh medicinenet, diabetik nefropati adalah salah satu komplikasi diabetes jangka panjang yang paling umum terjadi. Kondisi ini harus dicegah secepat mungkin, karena bisa menyebabkan gagal ginjal.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Diabetes adalah penyebab penyakit ginjal. meskipun diabetes bisa dikontrol, pada banyak kasus ini tetap bisa menyebabkan penyakit ginjal kronis dan gagal ginjal.

Menurut data terakhir, 20-30 persen penderita diabetes rentan terkena penyakit ginjal, walupun tidak semua penderitanya akan mengalami gagal ginjal. Pada intinya, penting untuk diketahui bahwa penderita diabetes sangat rentan terkena diabetik nefropati, meskipun mereka menggunakan insulin. Diabetik nefropati paling sering menyerang orang yang sudah lama menderita diabetes.

Proses Diabetik Nefropati

Ketika seseorang memiliki kadar gula darah tinggi dalam kurun waktu yang lama, akan terjadi 3 perubahan dalam bagian glomerulus ginjal.

  1. Meningkatnya produksi dan pengikatan yang tidak terkontrol dan protein metrix, sehingga menyebabkan ekspansi sel mesangial.
  2. Penenbalan membran glomerular.
  3. Hipertensi intra-glomerular akibat transformasi atau luka iskemik terhadap luka arteri ginjal yang terkena dampaknya, kondisi ini menyebabkan sclerosis glomerular.

Gejala Diabetik Nefropati

Pada umumnya, gejala awal dari diabetik nefropati tidak terlihat. pada banyak kasus, penyakitnya baru terdeteksi ketika stadium penyakitnya sudah berkembang.

  • Pergelangan kaki membengkak, kemudian diikuti oleh pembengkakan tangan dan bagian tubuh lain-nya.
  • Sulit tidur.
  • Kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Sulit berkonsentrasi.

Diagnosis Diabetik Nefropati

  • Tes urine : berfungsi untuk menghitung kadar protein. kadar protein dengan jumlah berlebihan didalam urine adalah salah satu tanda utama dari diabetik nefropati.
  • Tekanan darah : Pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga penting, Karena kenaikan tekanan darah biasanya dipicu oleh diabetik nefropati.
  • Tes fungsi Ginjal: Tes yang lebih dalam ini digunakan untuk mengecek apakah fungsi ginjal masih bagus.
  • Biopsi : Pengambilan sedikit jaringan dari ginjal menggunakan jarum suntik tipis untuk diperiksa dilaboratorium. Biopsi biasa-nya baru dilakukan jika pemeriksaan sebelumnya menunjukkan adanya kemungkinan diabetik nefropati, serta penderita memiliki kerusakan ginjal.
  • Ultrasound ginjal : Mirip dengan tes fungsi ginjal, pemeriksaan ini juga dilakukakan untuk memeriksa pertanda dan gejala dari menurun-nya fungsi ginjal.¬†

Rekomendasi pengobatan yang dapat dilakukan dengan metode terapi yang paling berguna dengan mengontrol kadar gula darah maupun pengobatan obat alami atau herbal.

Sangat tidak direkomendasikan menggunakan obat-obatan yang mengandung bahan kimia karena akan mempengaruhi ginjal dengan mengkonsumsi secara terus menerus.

Atau Transplantasi Ginjal : Ginjal yang rusak akan digantikan dengan ginjal yang rusak akan digantikan dengan ginjal yang masih sehat. Ginjal sehat diperoleh dari pendonor untuk ditransplantasi. biasanya, transplantasi ginjal bisa dilakukan pada pasien yang tidak punya penyakit kronis lain.

Diabetes merupakan penyakit yang menyerang pankreas, yaitu organ yang memproduksi insulin. Namun, diabetes juga menjadi salah satu penyebab penyakit ginjal yang paling umum. Oleh sebab itu, untuk geng sehat yang menderita diabetes, jagalah keseimbangan gula darah setiap saat.

Artikel Terkait

    Website Support IGMagazine.id Group Indonesia, Media majalah online independen yang update setiap hari serta telah dibuka oleh ribuan pengunjung setiap harinya.

    Slot periklanan (advertising) ini berupa pemasangan banner, listing, advertorial, video, gambar, penayangan logo/identitas perusahaan/usaha dan jenis iklan online yang lain sesuai kebutuhan pada beragam space yang disediakan di situs kami.

    ADDRESS

    Jakarta Pusat- Indonesia

    PHONE

    +62 812 9291 1889

    EMAIL

    info@rs-annur.com